Dalam rangka memperingati Hari Kunjungan Perpustakaan, siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik yang diwakili kelas 7B turut menghadiri kegiatan Bazar Buku dan Festival Literasi Tahun2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Gresik. Acara ini berlangsung di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik, Rabu 1 Oktober 2025, bekerja sama dengan penerbit nasional Mizan.
Para siswa terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Mereka berkesempatan menjelajahi stan buku, membaca beragam koleksi bacaan, hingga membeli buku pilihan dengan harga terjangkau. Kehadiran siswa dalam bazar ini menjadi bukti nyata bahwa minat baca generasi muda terus tumbuh dan mendapat wadah positif dari pemerintah daerah.
Selain bazar buku, Festival Literasi 2025 juga menampilkan berbagai agenda menarik seperti lomba menulis, workshop literasi digital, bedah buku, hingga pertunjukan seni. Semua rangkaian acara diharapkan dapat mendorong semangat literasi di kalangan masyarakat, khususnya pelajar.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Pak Alfian Nugroho, S.Pd, yang memberikan bimbingan dan motivasi kepada para siswa selama berada di lokasi acara. Beliau menegaskan bahwa literasi merupakan kunci penting dalam menghadapi tantangan zaman.
“Kami bangga siswa SMP Negeri 2 Gresik bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Semoga pengalaman ini menambah kecintaan mereka terhadap membaca dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Alfian.
Dengan keikutsertaan siswa kelas 7B SMP Negeri 2 Gresik, Hari Kunjungan Perpustakaan tahun ini semakin bermakna. Tidak hanya menjadi ajang memperingati peran perpustakaan, tetapi juga sebagai momentum mempererat hubungan antara sekolah, perpustakaan, dan masyarakat dalam menumbuhkan budaya membaca di Kabupaten Gresik.
UPT SMP Negeri 2 Gresik ikut berpartisipasi dalam Program Sinau Bareng Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2025. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Radar Gresik, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pendidikan, serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik.
Program sinau bareng digagas untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan budaya literasi di kalangan peserta didik. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa semakin giat membaca, mencintai literasi, dan terbiasa menggunakan teknologi untuk belajar secara positif.
Kegiatan Sinau Bareng Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang berlangsung pada Rabu, 24 September 2025 ini dilaksanakan di dua ruangan, yaitu Perpustakaan Pusaka Ilmu dan Studio Tahfidz UPT SMP Negeri 2 Gresik. Seluruh peserta didik mengikuti kegiatan dengan memanfaatkangawai (HP) masing-masing sebagai sarana sinau bareng.
Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Program sinau bareng sangat bermanfaat untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa. Harapan kami, gerakan ini terus berkelanjutan sehingga siswa semakin mencintai literasi dan mampu memanfaatkan teknologi dengan bijak,” ujarnya.
Dengan dukungan dari pemerintah daerah, Radar Gresik, dan Kemenag Kabupaten Gresik, UPT SMP Negeri 2 Gresik berkomitmen untuk terus aktif dalam mendukung gerakan literasi dan membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
UPT SMP Negeri 2 Gresik menggelar kegiatan sosialisasi menjelang pemilihan Ketua OSIS masa bakti terbaru. Acara ini diawali dengan doa bersama dalam rangka Jumat Religi, yang menjadi kegiatan rutin bulanan sekolah untuk menumbuhkan keimanan dan karakter religius pada peserta didik.
Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi belajar berdemokrasi yang menghadirkan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik sebagai narasumber. Materi sosialisasi disampaikan oleh Basyiroh, anggota KPU Gresik, yang didampingi oleh Budi Harsoyo. Keduanya menekankan bahwa demokrasi bukan hanya sekadar memilih, melainkan juga memahami nilai keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menentukan pemimpin.
Dalam kesempatan ini, juga diperkenalkan enam kandidat Ketua OSIS yang siap bersaing secara sehat dalam pemilihan, yaitu:
Muhammad Asyraf Bil Haqiqi
Nabilah Nurul Khusnah
Fairus Abdul Ghoni
Queensa Aliyah Rachmad Dhani
Muhammad Hilal Sya’ban
Novita Ruzki Ramadhani
Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik menyampaikan apresiasi kepada KPU Gresik atas dukungan dalam kegiatan ini. “Kami berharap pemilihan Ketua OSIS dapat berlangsung secara demokratis, jujur, dan adil, serta menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa dalam berorganisasi,” ungkapnya.
Dengan hadirnya KPU Gresik, pemilihan Ketua OSIS tidak hanya menjadi ajang memilih pemimpin baru, tetapi juga momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan membentuk generasi muda yang berkarakter, religius, serta bertanggung jawab.
UPT SMP Negeri 2 Gresik kembali menyelenggarakan kegiatan penting untuk mendukung pengembangan potensi peserta didik. Pada hari Selasa, 23 September 2025, seluruh siswa kelas 7 mengikuti psikotes yang bekerja sama dengan Biro Surya Psychological.
Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta. Psikotes dilaksanakan secara terstruktur dengan berbagai instrumen pengukuran yang bertujuan untuk mengetahui minat, bakat, serta kemampuan dasar masing-masing peserta didik.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap dapat memperoleh gambaran komprehensif mengenai potensi peserta didik, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan layanan pendidikan dan pembinaan yang tepat.
Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik menyampaikan bahwa kegiatan psikotes ini sangat penting untuk mendukung perkembangan akademik maupun non-akademik siswa. “Dengan hasil psikotes, sekolah akan memiliki data yang lebih objektif untuk mendukung proses pembelajaran, pendampingan, serta pengembangan diri peserta didik,” ujarnya.
Kegiatan berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antara pihak sekolah, Biro Surya Psychological, guru pendamping, serta peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan disiplin.
Melalui pelaksanaan psikotes ini, UPT SMP Negeri 2 Gresik semakin menegaskan komitmennya dalam memberikan pendidikan yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada potensi dan karakter peserta didik.