

Gresik, 6 Februari 2026 — UPT SMP Negeri 2 Gresik menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dari Kepolisian Republik Indonesia dalam rangka mendukung program Transformasi Menuju Polri yang Presisi. Kegiatan ini mengangkat tema pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan yang disampaikan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gresik.
Penyuluhan ini diikuti oleh para siswa, guru, serta tenaga kependidikan dengan tujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Dalam materi yang disampaikan, petugas dari Unit PPA menjelaskan berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan pendidikan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media digital. Selain itu, peserta juga diberikan pengetahuan mengenai langkah-langkah pencegahan serta cara melaporkan apabila terjadi tindakan kekerasan di sekolah.


Melalui kegiatan ini, pihak kepolisian berharap para siswa dapat lebih memahami hak dan kewajiban mereka, serta berani melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan. Program ini juga merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya lingkungan pendidikan, dalam mewujudkan pelayanan yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi).
Setelah kegiatan penyuluhan selesai, acara dilanjutkan dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim dan dhuafa. Santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dari PT Pelindo yang diberikan kepada 50 siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik.
Perwakilan PT Pelindo menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang bertujuan membantu siswa yang membutuhkan serta memberikan semangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih prestasi.


Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Gresik serta PT Pelindo atas dukungan yang diberikan kepada sekolah. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk memberikan edukasi kepada siswa sekaligus menumbuhkan nilai kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara sekolah, aparat penegak hukum, dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan generasi muda.
Penulis Yunita Rahmah, S.Pd
















