Pra-MPLS UPT SMP Negeri 2 Gresik: Langkah Awal Menuju Masa Depan

Gresik, 10 Juli 2026 – UPT SMP Negeri 2 Gresik mengawali rangkaian Pra-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Pra-MPLS) dengan penuh semangat. Sejak pagi, ratusan peserta didik baru kelas VII hadir dengan antusias untuk memulai perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar SPENDAGRES.

Kegiatan diawali dengan pengondisian peserta di lapangan sekolah yang dipimpin oleh Bapak Chusairi, S.Pd., bersama pengurus OSIS. Selanjutnya, Ibu Titin, S.Pd. membacakan pembagian gugus yang akan menjadi kelompok pendamping selama kegiatan MPLS berlangsung. Dengan didampingi kakak-kakak OSIS, para siswa kemudian menuju ruang kelas masing-masing.

Di dalam kelas, peserta mengikuti proses administrasi, perkenalan dengan pendamping OSIS, serta mendapatkan pembekalan mengenai lingkungan sekolah, tata tertib, budaya positif, dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Suasana semakin semarak ketika seluruh siswa bersama-sama menyanyikan Mars UPT SMP Negeri 2 Gresik sebagai wujud kebanggaan terhadap sekolah.

Agar suasana semakin akrab, panitia juga mengadakan berbagai permainan dan ice breaking yang membuat para siswa baru lebih percaya diri untuk saling mengenal. Pada kesempatan tersebut, peserta juga menerima ID Card dan buku panduan MPLS sebagai bekal mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Menjelang akhir kegiatan, seluruh siswa kembali berkumpul di lapangan untuk mengikuti apel penutup. Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik, Mohammad Salim, S.Ag., M.A., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru serta memberikan motivasi agar mereka senantiasa bersemangat belajar, menjaga karakter yang baik, dan memanfaatkan MPLS sebagai sarana beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Penjelasan mengenai buku panduan MPLS juga disampaikan oleh Ibu Ning Choiriyah agar peserta memahami seluruh agenda kegiatan yang akan dilaksanakan.

Pra-MPLS hari pertama ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta didik baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan baik, membangun rasa percaya diri, serta siap mengikuti proses pembelajaran di UPT SMP Negeri 2 Gresik.

Penulis: Naila Nisrina Aslam (9D) & Maulidah Naila Masruroh (8C)

Editor : Yunita Rahmah, S.Pd

UPT SMP Negeri 2 Gresik Perkuat Kompetensi Guru melalui Workshop AI dan Google Workspace for Education

Gresik – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi digital, UPT SMP Negeri 2 Gresik menggelar Workshop Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam Dunia Edukasi. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 8–11 Juli 2026, ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik sebagai bekal menghadapi tahun ajaran baru.

Workshop yang diselenggarakan di lingkungan UPT SMP Negeri 2 Gresik, Jalan KH. Kholil, Gresik tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto. Kegiatan menghadirkan narasumber Wahyudi, Kokapten Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) dari Sidoarjo, yang membagikan pengalaman sekaligus praktik pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik, Mohammad Salim, menjelaskan bahwa workshop ini menjadi momentum bagi para pendidik untuk memperbarui kompetensi digital setelah masa libur sekolah. Menurutnya, perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan guru agar pembelajaran semakin inovatif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan penyegaran kepada seluruh guru agar siap menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan AI diharapkan mampu menjadi solusi dalam merancang materi, media, hingga asesmen pembelajaran secara lebih efektif,” ujar Mohammad Salim.

Selama pelatihan, seluruh peserta diwajibkan membawa laptop untuk mengikuti sesi praktik secara langsung. Para guru dikenalkan dengan berbagai fitur Google Workspace for Education yang dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung proses belajar mengajar, mulai dari penyusunan bahan ajar, pengelolaan tugas siswa, komunikasi, diskusi daring, hingga kolaborasi antarpendidik dalam satu ekosistem digital.

Workshop dibagi menjadi dua sesi utama. Pada sesi pertama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto, menyampaikan materi bertajuk “Guru yang Menggerakkan” yang menekankan pentingnya peran guru sebagai agen perubahan dalam transformasi pendidikan. Sementara itu, sesi kedua diisi oleh Wahyudi dengan materi “Pemanfaatan Teknologi AI untuk Mendukung Pembelajaran yang Menyenangkan”, yang memberikan wawasan sekaligus praktik penggunaan berbagai platform kecerdasan buatan dalam kegiatan belajar mengajar.

Melalui berbagai simulasi dan praktik langsung, para peserta memperoleh pengalaman menggunakan teknologi AI untuk membantu menyusun perangkat pembelajaran, membuat media interaktif, merancang evaluasi, hingga meningkatkan kreativitas dalam penyampaian materi kepada siswa.

UPT SMP Negeri 2 Gresik sendiri merupakan salah satu sekolah menengah pertama di Kabupaten Gresik yang menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Program ini dijalankan melalui kolaborasi tim inti dan para fasilitator sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi Google for Education. Berbagai inovasi digital terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam mewujudkan pembelajaran abad ke-21 yang adaptif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.

Melalui workshop ini, UPT SMP Negeri 2 Gresik semakin menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi sekolah yang unggul dalam pemanfaatan teknologi pendidikan. Diharapkan, kompetensi digital para guru akan semakin meningkat sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan era digital.

Penulis Yunita Rahmah, S.Pd