UPT SMP Negeri 2 Gresik Launching Pojok Sekolah Siaga Kependudukan (POSKADU) pada Jumat Kreasi

UPT SMP Negeri 2 Gresik kembali menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada warga sekolah dan masyarakat melalui kegiatan Jumat Kreasi yang dipadukan dengan Jumat Bersih. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat 31 Juli 2026 tersebut menjadi momentum peluncuran Pojok Sekolah Siaga Kependudukan (POSKADU), sebuah layanan konsultasi digital yang dapat diakses oleh murid, wali murid, maupun masyarakat sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pelayanan publik berbasis teknologi.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Jumat Bersih yang melibatkan seluruh warga sekolah. Murid bersama guru dan tenaga kependidikan bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan belajar. Semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menjadi cerminan karakter warga UPT SMP Negeri 2 Gresik yang peduli terhadap lingkungan.

Usai kegiatan Jumat Bersih, acara dilanjutkan dengan launching Pojok Sekolah Siaga Kependudukan (POSKADU). Kehadiran POSKADU merupakan inovasi layanan digital yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi, konsultasi, dan berbagai pelayanan publik secara cepat, mudah, dan dapat diakses kapan saja melalui gawai masing-masing.

Melalui POSKADU, tersedia empat layanan publik digital, yaitu Konsultasi MUI, Konsultasi BRUS dari KUA, BK Sahabat Siswa, serta Approval KIA (Kartu Identitas Anak). Seluruh layanan tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan akses informasi dan konsultasi bagi murid, wali murid, maupun masyarakat. Selain itu, POSKADU juga menghadirkan layanan konsultasi publik selama 24 jam, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi kapan pun dibutuhkan tanpa harus datang langsung ke sekolah.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik, Bapak Mohammad Salim, menyampaikan bahwa peluncuran POSKADU merupakan bentuk inovasi sekolah dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai pusat edukasi dan pelayanan publik.

“POSKADU merupakan inovasi yang kami hadirkan agar sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat informasi dan pelayanan yang bermanfaat bagi murid, wali murid, serta masyarakat. Melalui layanan digital ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh akses konsultasi yang mudah, cepat, dan dapat dimanfaatkan kapan saja,” ungkap beliau.

Dengan hadirnya POSKADU, UPT SMP Negeri 2 Gresik berharap dapat meningkatkan literasi kependudukan, memperkuat sinergi antara sekolah dengan berbagai instansi, serta memberikan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Inovasi ini juga menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan sekaligus mewujudkan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui semangat Jumat Kreasi, UPT SMP Negeri 2 Gresik terus berkomitmen menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak positif bagi dunia pendidikan dan pelayanan masyarakat. Kehadiran Pojok Sekolah Siaga Kependudukan (POSKADU) diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mampu memberikan solusi, edukasi, dan layanan publik yang berkualitas sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh warga sekolah maupun masyarakat.

Penulis : Yunita Rahmah, S.Pd

UPT SMP Negeri 2 Gresik Gelar Sosialisasi Program Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 Bersama Wali Murid

UPT SMP Negeri 2 Gresik menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Sekolah Tahun Pelajaran 2026/2027 secara bergilir selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 22–24 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh wali murid kelas VII, VIII, dan IX sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan peserta didik.

Pelaksanaan sosialisasi dibagi berdasarkan jenjang kelas agar penyampaian informasi berlangsung lebih efektif dan memberikan kesempatan kepada wali murid untuk berdiskusi secara langsung dengan pihak sekolah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi mengenai arah kebijakan, program unggulan, serta komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berprestasi.

Acara diawali dengan sambutan sekaligus pengarahan dari Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Bapak Mohammad Salim, S.Ag, MA, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter serta meningkatkan prestasi murid. Dalam sambutannya, kepala sekolah mengajak seluruh orang tua untuk terus memberikan dukungan, pendampingan, dan komunikasi yang baik selama proses pendidikan berlangsung.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan generasi yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik.

Selanjutnya, pihak sekolah memaparkan berbagai program yang akan dilaksanakan selama Tahun Ajaran 2026/2027. Sosialisasi tersebut meliputi program akademik, penguatan karakter, Gerakan Literasi Sekolah, pembelajaran berbasis teknologi, pelaksanaan kokurikuler , program Sekolah Ramah Anak, Adiwiyata, layanan perpustakaan, bimbingan konseling, pengembangan bakat dan minat melalui kegiatan ekstrakurikuler, hingga berbagai program pembiasaan positif yang menjadi ciri khas UPT SMP Negeri 2 Gresik.

Selain itu, wali murid juga memperoleh informasi mengenai tata tertib sekolah, sistem penilaian, budaya positif, mekanisme komunikasi antara sekolah dan orang tua, serta berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan akademik maupun nonakademik peserta didik.

Kegiatan semakin bermakna dengan sambutan dari Komite UPT SMP Negeri 2 Gresik. Dalam sambutannya, komite sekolah menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi dan program yang telah dirancang sekolah. Komite juga mengajak seluruh wali murid untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung setiap program yang dilaksanakan demi terciptanya ekosistem pendidikan yang berkualitas.

Sesi sosialisasi ditutup dengan diskusi dan tanya jawab antara wali murid dengan pihak sekolah. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan, masukan, dan harapan yang disampaikan guna mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di UPT SMP Negeri 2 Gresik.

Melalui kegiatan ini, UPT SMP Negeri 2 Gresik berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara sekolah dan orang tua. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan visi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam prestasi, berkarakter, berakhlak mulia, serta peduli terhadap lingkungan, sehingga mampu mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan di era global.

Penulis Yunita Rahmah, S.Pd

Pra-MPLS UPT SMP Negeri 2 Gresik: Langkah Awal Menuju Masa Depan

Gresik, 10 Juli 2026 – UPT SMP Negeri 2 Gresik mengawali rangkaian Pra-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Pra-MPLS) dengan penuh semangat. Sejak pagi, ratusan peserta didik baru kelas VII hadir dengan antusias untuk memulai perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar SPENDAGRES.

Kegiatan diawali dengan pengondisian peserta di lapangan sekolah yang dipimpin oleh Bapak Chusairi, S.Pd., bersama pengurus OSIS. Selanjutnya, Ibu Titin, S.Pd. membacakan pembagian gugus yang akan menjadi kelompok pendamping selama kegiatan MPLS berlangsung. Dengan didampingi kakak-kakak OSIS, para siswa kemudian menuju ruang kelas masing-masing.

Di dalam kelas, peserta mengikuti proses administrasi, perkenalan dengan pendamping OSIS, serta mendapatkan pembekalan mengenai lingkungan sekolah, tata tertib, budaya positif, dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Suasana semakin semarak ketika seluruh siswa bersama-sama menyanyikan Mars UPT SMP Negeri 2 Gresik sebagai wujud kebanggaan terhadap sekolah.

Agar suasana semakin akrab, panitia juga mengadakan berbagai permainan dan ice breaking yang membuat para siswa baru lebih percaya diri untuk saling mengenal. Pada kesempatan tersebut, peserta juga menerima ID Card dan buku panduan MPLS sebagai bekal mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Menjelang akhir kegiatan, seluruh siswa kembali berkumpul di lapangan untuk mengikuti apel penutup. Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik, Mohammad Salim, S.Ag., M.A., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru serta memberikan motivasi agar mereka senantiasa bersemangat belajar, menjaga karakter yang baik, dan memanfaatkan MPLS sebagai sarana beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Penjelasan mengenai buku panduan MPLS juga disampaikan oleh Ibu Ning Choiriyah agar peserta memahami seluruh agenda kegiatan yang akan dilaksanakan.

Pra-MPLS hari pertama ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta didik baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan baik, membangun rasa percaya diri, serta siap mengikuti proses pembelajaran di UPT SMP Negeri 2 Gresik.

Penulis: Naila Nisrina Aslam (9D) & Maulidah Naila Masruroh (8C)

Editor : Yunita Rahmah, S.Pd

UPT SMP Negeri 2 Gresik Perkuat Kompetensi Guru melalui Workshop AI dan Google Workspace for Education

Gresik – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi digital, UPT SMP Negeri 2 Gresik menggelar Workshop Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam Dunia Edukasi. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 8–11 Juli 2026, ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik sebagai bekal menghadapi tahun ajaran baru.

Workshop yang diselenggarakan di lingkungan UPT SMP Negeri 2 Gresik, Jalan KH. Kholil, Gresik tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto. Kegiatan menghadirkan narasumber Wahyudi, Kokapten Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) dari Sidoarjo, yang membagikan pengalaman sekaligus praktik pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik, Mohammad Salim, menjelaskan bahwa workshop ini menjadi momentum bagi para pendidik untuk memperbarui kompetensi digital setelah masa libur sekolah. Menurutnya, perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan guru agar pembelajaran semakin inovatif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan penyegaran kepada seluruh guru agar siap menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan AI diharapkan mampu menjadi solusi dalam merancang materi, media, hingga asesmen pembelajaran secara lebih efektif,” ujar Mohammad Salim.

Selama pelatihan, seluruh peserta diwajibkan membawa laptop untuk mengikuti sesi praktik secara langsung. Para guru dikenalkan dengan berbagai fitur Google Workspace for Education yang dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung proses belajar mengajar, mulai dari penyusunan bahan ajar, pengelolaan tugas siswa, komunikasi, diskusi daring, hingga kolaborasi antarpendidik dalam satu ekosistem digital.

Workshop dibagi menjadi dua sesi utama. Pada sesi pertama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto, menyampaikan materi bertajuk “Guru yang Menggerakkan” yang menekankan pentingnya peran guru sebagai agen perubahan dalam transformasi pendidikan. Sementara itu, sesi kedua diisi oleh Wahyudi dengan materi “Pemanfaatan Teknologi AI untuk Mendukung Pembelajaran yang Menyenangkan”, yang memberikan wawasan sekaligus praktik penggunaan berbagai platform kecerdasan buatan dalam kegiatan belajar mengajar.

Melalui berbagai simulasi dan praktik langsung, para peserta memperoleh pengalaman menggunakan teknologi AI untuk membantu menyusun perangkat pembelajaran, membuat media interaktif, merancang evaluasi, hingga meningkatkan kreativitas dalam penyampaian materi kepada siswa.

UPT SMP Negeri 2 Gresik sendiri merupakan salah satu sekolah menengah pertama di Kabupaten Gresik yang menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Program ini dijalankan melalui kolaborasi tim inti dan para fasilitator sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi Google for Education. Berbagai inovasi digital terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam mewujudkan pembelajaran abad ke-21 yang adaptif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.

Melalui workshop ini, UPT SMP Negeri 2 Gresik semakin menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi sekolah yang unggul dalam pemanfaatan teknologi pendidikan. Diharapkan, kompetensi digital para guru akan semakin meningkat sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan era digital.

Penulis Yunita Rahmah, S.Pd