Pelaksanaan Pembagian MBG di UPT SMP Negeri 2 Gresik

Pada Rabu, 8 Januari 2025. Kegiatan SPPG dari Pawon Cabe melaksanakan distribusi MBG (Makanan Bergizi Gratis) kepada siswa-siswi UPT SMP Negeri 2 Gresik. Pembagian MBG dilakukan secara bertahap sesuai jenjang kelas dengan pengawasan ketat dari pihak sekolah.

MBG pertama kali datang untuk kelas 8 dan 9 setelah kendaraan MBG tiba di sekitar lapangan sekolah. Seluruh siswa kelas 8 dan 9 telah berkumpul di lapangan untuk mengikuti penertiban barisan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Drs. Mohammad Salim S.Ag., M.A., saat penertiban, disampaikan juga bahwa apabila ompreng rusak, maka siswa di wajibkan mengganti sebesar Rp80.000

 Setelah penertiban selesai, disampaikan pemberitahuan bahwa MBG untuk siswa-siswi yang memiliki alergi makanan datang sedikit terlambat. Pengambilan MBG diwakili oleh ketua kelas dan tiga perwakilan siswa dari petugas piket.

Pembagian MBG untuk kelas 8 dan 9 dilakukan oleh guru-guru UPT SMP Negeri 2 Gresik dengan pendampingan dari OSIS UPT SMP Negeri 2 Gresik. Proses pembagian dimulai dari kelas 9A dan diakhiri di kelas 8H.

Sementara itu, MBG untuk kelas 7 tiba pada pukul 07.35 WIB. Setelah kedatangan MBG, dilakukan penertiban siswa kelas 7 yang kembali dipimpin oleh Bapak Kepala Sekolah. Pembagian MBG dimulai dari kelas 7A dan berakhir di kelas 7H. Setelah seluruh siswa kelas 7 menerima MBG, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Bambang Sujianto.

Jumlah MBG yang dibagikan kepada siswa-siswi diperkirakan mencapai 765 paket. Seluruh rangkaian kegiatan pembagian MBG selesai pada pukul 07.45 WIB. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kedisiplinan, serta diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa-siswi UPT SMP Negeri 2 Gresik.

Penulis : Sekbid 10

Sekar Arum Elfani (7A)

Maulidah Naila Maisuroh (7C)

UPT SMPN 2 Gresik Awali Tahun 2026 dengan Doa dan Motivasi Religius

Gresik, 2 Januari 2026 – Suasana ceria sekaligus khidmat menyelimuti halaman UPT SMPN 2 Gresik pagi ini. Mengakhiri masa libur akhir semester ganjil, seluruh aktivitas akademik kembali berkumpul untuk membuka lembaran baru di hari pertama masuk sekolah sekaligus mengawali tahun 2026 dengan energi positif.

Awali Langkah dengan Doa dan Sholawat

Kegiatan dimulai dengan Doa Bersama yang dipimpin oleh Ustadz Bambang dan Ustadz Humaidi. Momentum ini menjadi sarana refleksi diri sekaligus permohonan agar perjalanan belajar di semester genap ini diberikan kelancaran dan keberkahan.

​Suasana semakin syahdu saat grup Ekstrakurikuler Banjari UPT SMPN 2 Gresik melantunkan sholawat. Alunan musik rebana dan suara merdu para siswa berhasil membangkitkan semangat spiritual di seluruh area sekolah.

JUMBARAREKA: Membangun Pondasi Karakter

​Bertepatan dengan hari Jumat, sekolah meluncurkan program JUMBARAREKA (Jumat Bersih, Olah Raga, Religi & Kreatif). Program unggulan ini dirancang untuk:

  • ​Menanamkan pondasi berbudaya dan hidup bersih.
  • ​Menjaga kesehatan jiwa dan raga.
  • ​Meningkatkan ketakwaan Kepada Tuhan YME.
  • ​Mendorong inovasi tiada henti bagi seluruh siswa.

Sinergi Bersama Kemenag Gresik

Acara inti yang dipandu oleh Ananda Nova (9D) ini menghadirkan tamu spesial dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik.

​Dalam sambutannya, Bapak Mohammad Salim, S.Ag., M.A., menekankan pentingnya menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah demi meningkatkan prestasi. Beliau berpesan agar siswa tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membangun hubungan baik antar sesama.

Puncak acara diisi dengan materi motivasi belajar secara religius oleh Bapak Alif Faiq dan Bapak Muhammad Yahya dari Kemenag Gresik. Ada poin penting yang ditekankan oleh Bapak Yahya bagi seluruh siswa:

​”Tujuan utama kita bersekolah bukan sekadar mencari ilmu, melainkan untuk menjadi pribadi yang pintar sekaligus memiliki akhlakul karimah (akhlak yang mulia).”

Sukses Dunia, Bahagia Akhirat

​Kegiatan ini ditutup dengan sesi motivasi bertajuk “Sukses Dunia dan Bahagia di Akhirat”. Melalui kegiatan ini, UPT SMPN 2 Gresik berharap para murid dapat meningkatkan kualitas ibadah serta memiliki semangat belajar yang tinggi untuk meraih masa depan yang gemilang.

​Selamat kembali belajar, para pejuang ilmu! Mari jadikan semester genap ini sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi.

Penulis : OSIS SKEBID 10

Mafaza Alea Rahmasari / 8D
Naila Nisrina Aslam / 8D

Workshop Penyususnan Administrasi Pembelajaran dan Praktik Baik Deep Learning oleh Bapak Drs. Imron., M.Pd

Mengawali kegiatan semester genap tahun ajaran 2025-2026, UPT SMP Negeri 2 Gresik mengadakan kegiatan Workshop PENYUSUNAN ADMINISTRASI PEMBELAJARAN DAN PRAKTIK BAIK DEEP LEARNING.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas proses mengajatr dengan teknologi digital dan strategi pembelajaran interaktif  di era Modern. Narasumber dari kegiatan ini adalah bapak Drs. Imron M.Pd., Pengawas Pembina UPT SMP Negeri 2 Gresik Tahun 2025-2026.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 5 Januari 2026. Bertempat di ruang guru UPT SMP Negeri 2 Gresik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru UPT SMP Negeri 2 Gresik.

Pada kesempatan ini, Bapak Imron banyak memberikan ilmu yang bermanfaat dalam menjadi seorang guru, teori kependidikan, memberikan gambaran yang luas tentang menjadi seorang guru yang baik dan mampu menjadi contoh teladan bagi murid-murid.

Bapak Imron juga menyampaikan untuk memuliakan anak-anak di dalam kelas, agar pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan bisa terwujud.

Bapak dan ibu guru mengikuti dengan seksama, serta langsung mempraktekkan pengisian administrasi yang dipaparkan dan dipandu oleh bapak Imron.

Kompetensi awal adalah kemampuan atau pengetahuan yang sudah dimiliki oleh siswa sebelum memulai proses belajar. Kompetensi awal dapat berupa:

1. Pengetahuan sebelumnya: Pengetahuan yang sudah dimiliki oleh siswa tentang topik atau materi yang akan dipelajari.

2. Keterampilan: Keterampilan yang sudah dimiliki oleh siswa, seperti keterampilan membaca, menulis, atau berhitung.

3. Sikap: Sikap dan nilai-nilai yang sudah dimiliki oleh siswa, seperti motivasi, disiplin, atau tanggung jawab.

Mengidentifikasi kompetensi awal siswa dapat membantu guru:

1. Menentukan titik awal: Menentukan titik awal pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa.

2. Mengembangkan rencana pembelajaran: Mengembangkan rencana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa.

3. Meningkatkan efektivitas: Meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan memanfaatkan kemampuan yang sudah dimiliki oleh siswa.

Dengan demikian, kompetensi awal sangat penting dalam proses pembelajaran.

HADIAH TERBAIK AWAL TAHUN, KEPALA UPT SMP NEGERI 2 GRESIK JUARA 1 !!! UPACARA BENDERA MENGAWALI SEMESTER GENAP TAHUN 2026

Mengawali semester genap, UPT SMP Negeri 2 Gresik mengadakan kegiatan upacara bendera. Dipimpin langsung Oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Bapak Mohammad Salim, S.Ag., MA. petugas upacara adalah pengurus OSIS yang telah berlatih dengan giat pada minggu sebelumnya.


Upacara bendera ini dilaksanakan tanggal 5 Januari 2026, tepat pukul 07.00 WIB seluruh peserta didik sudahsiap dan berbaris dilapangan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan khidmad.

Upacara selesai dan dilanjutkan penyerahan sertifikat dan piala kepada Bapak MOhammad Salim, S.Ag MA yang telah meraih juara 1 Kepala Sekolah dalam Anugerah PAIS LOVE HUT ke 80 KEMENAG.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Raih Juara 1 Implementasi PAI 2025 dalam Anugerah PAIS Love 2025

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik yakni Bapak Mohammad Salim, S.Ag, MA berhasil meraih Juara 1 Kepala Sekolah Implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2025 dalam ajang Anugerah PAIS Love 2025. Penghargaan ini diserahkan pada 3 Januari 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama RI.

Prestasi tersebut merupakan buah dari komitmen kuat sekolah dalam mengembangkan dan mengimplementasikan Pendidikan Agama Islam secara menyeluruh, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi peserta didik. Penilaian dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi pengumpulan program, video kegiatan, kelengkapan administrasi, serta monitoring dan wawancara dengan kepala sekolah, guru PAI, dan perwakilan murid untuk menggali dampak positif program terhadap perkembangan karakter dan spiritual siswa.

Implementasi PAI yang Terukur dan Berdampak

Dalam proses penilaian, UPT SMP Negeri 2 Gresik menunjukkan praktik baik (best practices) pengembangan PAI yang sistematis. Program unggulan mencakup:

  1. Pengajaran Al-Qur’an untuk meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an.
  2. Pelajaran Fiqih yang membekali pemahaman ibadah, muamalah, dan akhlak.
  3. Pelajaran Akhlak yang menanamkan sopan santun, kejujuran, dan empati.
  4. Kegiatan Keagamaan seperti salat berjamaah dan pengajian.
  5. Pembinaan Karakter menuju siswa beriman, berakhlak mulia, dan berwawasan luas.
  6. Pengembangan Spiritual untuk meningkatkan kualitas keimanan.
  7. Kegiatan Sosial melalui bakti sosial dan kepedulian sesama.
  8. Pembinaan Guru guna meningkatkan kompetensi pengajar PAI.
  9. Pengembangan Kurikulum PAI yang efektif dan relevan.
  10. Evaluasi dan Monitoring berkelanjutan atas mutu pelaksanaan PAI.

Ragam Kegiatan Keagamaan di SPENDA

Selain program inti, sekolah juga menguatkan budaya religius melalui berbagai kegiatan pendukung, antara lain pengajian rutin/tadarus pagi, salat Duha dan Zuhur berjamaah, bakti sosial, lomba PHBI, seminar keagamaan, outbound keagamaan, anjangsana Khotmil Qur’an kelas tahfidz, materi Fiqih Wanita bagi siswi yang berhalangan salat, Giat JUMBERAREKA (Jumat Bersih, Olahraga, Religi, dan Kreatif), Love Ramadhan, Gerakan ABI (Ayo Berinfak), BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah), Bimbingan Salat Sempurna bersama KUA, Kantin Halal binaan Kemenag, Literasi Al-Qur’an dan TBTQ, Seni Islami, Kelas Tahfidz, Pembinaan Pembauran Umat binaan FPK, serta penguatan Sekolah Moderasi Beragama.

Dampak Positif bagi Peserta Didik

Hasil wawancara penilaian menunjukkan dampak nyata program terhadap siswa, mulai dari peningkatan kedisiplinan ibadah, penguatan akhlak, tumbuhnya kepedulian sosial, hingga terciptanya iklim sekolah yang religius, inklusif, dan moderat. Guru PAI menegaskan bahwa sinergi seluruh warga sekolah menjadi kunci keberhasilan implementasi PAI yang konsisten dan bermakna.

Penghargaan Anugerah PAIS Love 2025 ini diharapkan menjadi motivasi bagi UPT SMP Negeri 2 Gresik untuk terus berinovasi, sekaligus menginspirasi satuan pendidikan lain dalam menghadirkan Pendidikan Agama Islam yang berkualitas dan berdampak luas bagi generasi muda.

Penulis : Yunita Rahmah, S.Pd