

UPT SMP Negeri 2 Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari asap rokok. Hal ini dibuktikan dengan penetapan kawasan anti rokok yang diterapkan secara konsisten di seluruh area sekolah.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, berbagai poster larangan merokok dan ajakan hidup sehat dipasang di sejumlah titik strategis, seperti ruang kelas, kantor, lorong sekolah, hingga area umum lainnya. Keberadaan poster-poster ini tidak hanya menjadi pengingat, tetapi juga sebagai media edukasi bagi seluruh warga sekolah tentang pentingnya menjauhi rokok.
Tidak hanya itu, UPT SMP Negeri 2 Gresik juga membentuk Satgas Anti Rokok yang terdiri dari 10 siswa dan 7 guru sebagai koordinator. Satgas ini berperan aktif dalam mengawasi, mengedukasi, serta mengkampanyekan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah.
Adapun tujuan dibentuknya Satgas Anti Rokok yang melibatkan siswa ini antara lain:
- Meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya merokok bagi kesehatan.
- Menumbuhkan sikap berani menolak ajakan merokok di kalangan pelajar.
- Menjadi pelopor dan teladan dalam menerapkan gaya hidup sehat tanpa rokok.
- Membantu mengawasi lingkungan sekolah agar tetap bersih dan bebas dari asap rokok.
- Mengajak teman sebaya untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan anti rokok.
- Membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa.
- Menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan sehat bagi seluruh warga sekolah.
Selain itu, sebagai upaya penguatan edukasi, sekolah juga menyelenggarakan berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan siswa secara langsung. Salah satunya adalah kegiatan pembuatan artikel tentang bahaya rokok serta lomba membuat poster bertema anti rokok. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk lebih memahami dampak negatif rokok sekaligus mengekspresikan ide dan gagasan mereka secara kreatif.
Kegiatan menulis artikel melatih siswa untuk berpikir kritis, menyampaikan pendapat secara terstruktur, serta meningkatkan literasi. Sementara itu, pembuatan poster menjadi sarana edukasi visual yang menarik dan mudah dipahami oleh seluruh warga sekolah.
Lebih dari sekadar tugas, kegiatan ini juga berperan penting dalam menanamkan pendidikan karakter pada siswa, seperti karakter peduli kesehatan, tanggung jawab, kreativitas, kerja sama, dan keberanian dalam menyuarakan hal positif. Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menyebarkan budaya hidup sehat.




Dengan adanya kawasan anti rokok, dukungan Satgas Anti Rokok, serta kegiatan edukatif yang berkelanjutan, diharapkan seluruh warga UPT SMP Negeri 2 Gresik dapat bersama-sama menjaga lingkungan sekolah yang sehat serta mendukung terciptanya generasi muda yang bebas dari pengaruh rokok.
Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian sekolah dalam mendukung program kesehatan sekaligus membangun budaya hidup bersih, sehat, dan berkarakter di kalangan pelajar.bersih dan sehat di kalangan pelajar.
Penulis Yunita Rahmah,S.Pd











