Workshop Penyususnan Administrasi Pembelajaran dan Praktik Baik Deep Learning oleh Bapak Drs. Imron., M.Pd

Mengawali kegiatan semester genap tahun ajaran 2025-2026, UPT SMP Negeri 2 Gresik mengadakan kegiatan Workshop PENYUSUNAN ADMINISTRASI PEMBELAJARAN DAN PRAKTIK BAIK DEEP LEARNING.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas proses mengajatr dengan teknologi digital dan strategi pembelajaran interaktif  di era Modern. Narasumber dari kegiatan ini adalah bapak Drs. Imron M.Pd., Pengawas Pembina UPT SMP Negeri 2 Gresik Tahun 2025-2026.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 5 Januari 2026. Bertempat di ruang guru UPT SMP Negeri 2 Gresik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru UPT SMP Negeri 2 Gresik.

Pada kesempatan ini, Bapak Imron banyak memberikan ilmu yang bermanfaat dalam menjadi seorang guru, teori kependidikan, memberikan gambaran yang luas tentang menjadi seorang guru yang baik dan mampu menjadi contoh teladan bagi murid-murid.

Bapak Imron juga menyampaikan untuk memuliakan anak-anak di dalam kelas, agar pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan bisa terwujud.

Bapak dan ibu guru mengikuti dengan seksama, serta langsung mempraktekkan pengisian administrasi yang dipaparkan dan dipandu oleh bapak Imron.

Kompetensi awal adalah kemampuan atau pengetahuan yang sudah dimiliki oleh siswa sebelum memulai proses belajar. Kompetensi awal dapat berupa:

1. Pengetahuan sebelumnya: Pengetahuan yang sudah dimiliki oleh siswa tentang topik atau materi yang akan dipelajari.

2. Keterampilan: Keterampilan yang sudah dimiliki oleh siswa, seperti keterampilan membaca, menulis, atau berhitung.

3. Sikap: Sikap dan nilai-nilai yang sudah dimiliki oleh siswa, seperti motivasi, disiplin, atau tanggung jawab.

Mengidentifikasi kompetensi awal siswa dapat membantu guru:

1. Menentukan titik awal: Menentukan titik awal pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa.

2. Mengembangkan rencana pembelajaran: Mengembangkan rencana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa.

3. Meningkatkan efektivitas: Meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan memanfaatkan kemampuan yang sudah dimiliki oleh siswa.

Dengan demikian, kompetensi awal sangat penting dalam proses pembelajaran.