UPT SD Negeri 21 Gresik Lakukan Studi Tiru Adiwiyata ke UPT SMP Negeri 2 Gresik, Belajar Praktik Baik Pelestarian Lingkungan

UPT SMP Negeri 2 Gresik pada hari Jumat 16 Oktober 2026 menerima kunjungan studi tiru dari UPT SD Negeri 21 Gresik dalam rangka mempelajari program dan praktik baik pelaksanaan Adiwiyata di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh 25 guru beserta beberapa murid UPT SD Negeri 21 Gresik sebagai upaya memperluas wawasan dan memperkuat komitmen dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Tim KCL (Kelompok Cinta Lingkungan) dan Duta Lingkungan UPT SMP Negeri 2 Gresik. Penyambutan ini menjadi wujud semangat kolaborasi antarsatuan pendidikan dalam membangun kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak dini.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik, Bapak Mohammad Salim, S.Ag., M.A. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya membangun budaya peduli lingkungan melalui pembiasaan, kreativitas, inovasi, serta keterlibatan seluruh warga sekolah. Program Adiwiyata tidak hanya diwujudkan melalui penataan lingkungan yang bersih dan hijau, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari yang mencerminkan tanggung jawab terhadap kelestarian alam.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala UPT SD Negeri 21 Gresik, Ibu Vivin Rufika, S.Pd., M.Pd. Beliau menyampaikan tujuan kunjungan studi tiru sebagai sarana belajar dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan program Adiwiyata. Melalui kegiatan ini, diharapkan berbagai praktik baik yang telah diterapkan di UPT SMP Negeri 2 Gresik dapat menjadi inspirasi untuk dikembangkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah.

Pemaparan Materi dan Diskusi Interaktif

Memasuki acara inti, Ibu Sumiarsih, S.Pd., menyampaikan pemaparan materi mengenai program Adiwiyata beserta berbagai praktik penerapannya di lingkungan sekolah. Materi disampaikan untuk memberikan gambaran tentang pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, pengembangan inovasi ramah lingkungan, serta pembentukan karakter warga sekolah yang peduli terhadap alam.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para guru dan peserta saling bertukar informasi, pengalaman, serta gagasan mengenai strategi pelaksanaan program lingkungan di sekolah. Suasana diskusi berlangsung interaktif dan menjadi kesempatan bagi peserta untuk menggali lebih dalam berbagai praktik baik yang dapat diterapkan di lingkungan pendidikan masing-masing.

Mengunjungi Lokus dan Melihat Inovasi Ramah Lingkungan

Untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung, rombongan UPT SD Negeri 21 Gresik diajak berkeliling ke sejumlah lokus lingkungan di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Peserta berkesempatan mengamati pengelolaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) serta berbagai karya inovasi yang dikembangkan oleh warga sekolah.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian peserta adalah ecoprint, yaitu pemanfaatan bahan alami, seperti daun dan bunga, untuk menghasilkan motif pada media kain. Peserta juga mengenal ecoenzym, produk hasil fermentasi bahan organik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan rumah tangga sesuai penggunaannya.

Selain itu, rombongan diperkenalkan dengan inovasi Kompos KEBAS (Kertas Bekas) sebagai bagian dari upaya pemanfaatan ruang hijau dan pembelajaran lingkungan. Melalui kunjungan ini, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana kreativitas dan kepedulian lingkungan diwujudkan menjadi kegiatan yang edukatif, produktif, dan bermanfaat.

Rombongan juga mengunjungi kantin sekolah yang menerapkan prinsip kehalalan sebagai bagian dari upaya menghadirkan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan mendukung pembiasaan perilaku positif. Berbagai sudut dan fasilitas sekolah lainnya turut menjadi objek pengamatan untuk memperkaya wawasan peserta tentang pengelolaan lingkungan sekolah secara menyeluruh.

Menguatkan Kolaborasi untuk Sekolah Berbudaya Lingkungan

Kegiatan studi tiru ini bukan sekadar kunjungan untuk melihat fasilitas dan program sekolah, melainkan juga menjadi ruang berbagi inspirasi, pengalaman, dan inovasi dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, UPT SMP Negeri 2 Gresik berharap praktik baik yang telah dikembangkan dapat memberikan manfaat dan menjadi referensi bagi UPT SD Negeri 21 Gresik dalam mengembangkan program Adiwiyata di sekolahnya.

Semangat kolaborasi ini sejalan dengan upaya membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan, kreatif, bertanggung jawab, dan mampu berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam.

Belajar dari praktik baik, berbagi inspirasi, dan bergerak bersama untuk lingkungan yang lebih lestari. Adiwiyata bukan sekadar program, melainkan budaya yang tumbuh dari kepedulian dan diwujudkan melalui aksi nyata.

Penulis : Yunita Rahmah, S.Pd