

UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi salah satu lokus penilaian Adipura Kabupaten Gresik Tahun 2026. Penilaian berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 13–15 Oktober 2026. Dalam rangkaian penilaian tersebut, UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi salah satu titik yang dikunjungi tim penilai pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Penilaian Adipura merupakan bagian dari upaya mendorong kabupaten/kota untuk terus meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup, kebersihan, serta kualitas ruang publik. Tim penilai dari Jakarta datang langsung ke Kabupaten Gresik dan terlebih dahulu melakukan penerimaan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik. Selanjutnya, tim melakukan verifikasi lapangan dengan mengikuti rute dan jadwal yang telah ditentukan menuju sejumlah lokus penilaian.
Beberapa lokasi yang menjadi bagian dari rute penilaian antara lain Kantor DLH, taman dan kawasan Alun-Alun Gresik, puskesmas, ruas jalan, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), pelabuhan, pasar, serta sejumlah fasilitas publik lainnya. Sekolah tingkat SMP juga menjadi salah satu bagian yang dinilai dalam rangkaian verifikasi lapangan tersebut adalah UPT SMP Negeri 2 Gresik.


Sebagai salah satu lokus penilaian, UPT SMP Negeri 2 Gresik melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan tim penilai. Lingkungan sekolah ditata agar tetap terlihat asri, bersih, dan nyaman. Persiapan tersebut tidak hanya dilakukan oleh pihak sekolah, tetapi melibatkan seluruh warga sekolah.
Keterlibatan warga sekolah menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan sekolah secara berkelanjutan. Kelompok Cinta Lingkungan (KCL), OSIS, Duta Lingkungan, guru, tenaga kependidikan, dan murid turut berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan tertata. Semangat menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan ketika akan menghadapi penilaian, tetapi telah menjadi bagian dari budaya sekolah.

Kedatangan tim penilai disambut langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik, Bapak Mohammad Salim, bersama Koordinator Lingkungan, Ibu Sumiarsih. Keduanya didampingi sejumlah guru. Penyambutan juga dilakukan oleh Tim KCL (Kelompok Cinta Lingkungan) dan Duta Lingkungan UPT SMP Negeri 2 Gresik.
Suasana penyambutan berlangsung dengan penuh semangat. Kehadiran KCL dan Duta Lingkungan menjadi bentuk nyata keterlibatan murid dalam mendukung upaya sekolah menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik, Mohammad Salim, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses penilaian yang berlangsung di sekolah.
“Alhamdulillah, penilaian berjalan dengan sukses. Semoga hasil penilaian ini dapat memberikan kontribusi positif dan membawa Kabupaten Gresik kembali mendapatkan Piala Adipura setiap tahunnya dengan hasil yang semakin baik,” ungkapnya.

Kegiatan penilaian Adipura di UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat berlangsungnya proses pendidikan, tetapi juga memiliki kontribusi dalam membangun budaya peduli lingkungan. Kolaborasi seluruh warga sekolah diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman menjadi kebiasaan yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui keterlibatan KCL, OSIS, Duta Lingkungan, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh murid, UPT SMP Negeri 2 Gresik berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan sekolah sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Gresik yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Penulis : Yunita Rahmah, S.Pd


